Adupi, Jakarta – Pendaur ulang plastik jenis PET Polyethylene terephthalate. sangat berharap pemerintah benar-benar menerbitkan Good Manufacturing Practices atau GMP Recylced PET tahun ini. Sebab itu akan menjadi salah satu pijakan bisa berjalannya proses daur ulang plastik yang biasa digunakan untuk membuat kemasan botol untuk air mineral.

“Mudah-mudahan rencana tersebut benar dan tidak meleset. Sebenarnya kelamaan kalau sekarang belum terbit juga aturan itu, sebab sudah 7 tahun lebih kita dibahas, GMP RPET tidak terbit-terbit,” kata Rachmat Hidayat, Ketua Umum Aspadin (Asosiasi Perusahaan Air Minum).

Sebelumnya, pada Kamis, 7 April 2020, Muhammad Khayam, Direktur Kimia Hilir dan Farmasi Kementerian Perindustrian menyatakan, pihaknya menargetnya tahun ini draf Peraturan Menterin Peridustrian tentang GMP PET ini dapat segera diundangkan dan dapat dijadikan sebagai payung hukum bagi industri nasional dalam memproduksi produk kemasan pangan plastik daur ulang berbahan PET dengan kualitas yang baik.

Menurut dia, saat ini, draft Peraturan Menteri Perindustrian tentang Pedoman Cara Produksi Kemasan Pangan Plastik Polietilena Tereftalat (PET) Daur Ulang Yang Baik dan Tata Cara Penilaian Kesesuaian sudah berada di Biro Hukum Kementerian Perindustrian.

Namun proses finalisasi draft tersebut masih memerlukan masukkan dan koordinasi antar lintas unit Eselon I. Diantaranya masukkan dari Pusat Standardisasi Industri dan Direktorat Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar, Dirjen Agro, terutama masukkan mengenai teknis sertifikasi, penandaan serta ketersediaan lembaga penilaian kesesuaian Good Manufacturing Practices atau GMP.

Rachmat menilai, jika GMP RPET bisa diterbitkan dalam waktu dekat, maka EPR (Extended Producer Responsilibiity), yang merupakan tanggung jawab produsen terhadap produknya dapat dilaksanakan. Sehingga produser bisa segera manfaatkan botol air mineral bekas tersebut untuk didaur ulang kembali mejadi kemasan lagi.

“Jika demand-nya tinggi, maka pendaur ulang akan semakin berkembang karena mendapat orderan untuk mendaur ulang PET menjadi kemasan botol kembali,” ujar Rachmat.

Penulis: Eni Saeni
Foto: Agrifood.id